Japarr Kartun Jajanan Pasar - Harmony in Diversity - "Lestari Budaya Jajanan Pasar sebagai Warisan Kuliner Nusantara" - Liputan: NetT TransTV Trans7 RCTI MetroTV ANTV TVRI Bchannel MNCTV Ochannel DaaiTV KoranKompas Gatra TabloidPeluangUsaha dll - Japarr Kartun Jajanan Pasar - Harmony in Diversity - "Lestari Budaya Jajanan Pasar sebagai Warisan Kuliner Nusantara" - Liputan: NetT TransTV Trans7 RCTI MetroTV ANTV TVRI Bchannel MNCTV Ochannel DaaiTV KoranKompas Gatra TabloidPeluangUsaha dll

Merhandise Japarr - Kartun Jajanan Pasar

Merhandise Japarr - Kartun Jajanan Pasar

Boneka japarr kartun jajanan pasar

Boneka japarr kartun jajanan pasar

Ruang Japarr

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 September 2013

Kreativitas membuat Boneka Jajanan Pasar Cenil

Yuk berkreativitas di akhir pekan, qta akan membuat boneka cenilll..seru lhooo ikuti langkah demi langkah pembuatannya di www.superkidsindonesia.com ;)

Kreativitas Boneka Jajanan Pasar - Cenil

Senin, 19 Agustus 2013

Komunitas Kartun Japarr : Wadah mengenalkan jajanan pasar


JAKARTA, SATUKAN.COM-Setiap bulan, hari minggu ke-4, sebuah rumah yang berada di bilangan Pamulang 2, Tangerang Selatan akan dipenuhi oleh anak-anak kecil berjumlah 30-40 anak. Mereka datang untuk bermain dan belajar bersama sepasang suami istri, yaitu Glenn Ardiansyah dan Edya Asmara yang merupakan founder dari Komunitas Komik Jajanan Pasar (Japarr).

Kegiatan mereka sangat beragam . Selengkapnya klik link berikut > www.satukan.com

Senin, 29 Juli 2013

Komik Paramadina @ Rumah Japarr


Kartun Japarr (Jajanan Pasar) merupakan sebuah komunitas pelestari kuliner nusantara khususnya jajanan pasar yang berdiri pada tanggal 01 Oktober 2011. Kartun Japarr memberikan ruang kepada anak- anak yang kurang mampu untuk menggali kemampuannya lewat kegiatannya, antara lain belajar memproduksi sesuatu, mengasah kreatifitas, menggali ilmu pengetahuan, dan memberikan hiburan.
Kegiatan kami lakukan pada hari Minggu, 30 Juni 2013, seperti biasa pada minggu kami berkumpul di lobby Universitas Paramadina pada pukul 06.00 WIB. Lalu kami menunggu teman- teman yang lain hingga sekitar pukul 07.30 WIB. Setelah semua berkumpul dan kami briefing sebentar, barulah kami berangkat dari kampus. selengkapnya > www.komikparamadina,blogspot.com

Senin, 08 April 2013

Melestarikan Jajanan Pasar dengan Kartun

Jajanan pasar kini hadir dalam bentuk kartun. Bermacam-macam jenisnya. Mulai dari boneka, kaos, pin, gantungan kunci, gantungan kaca, pensil, tas boneka. Semua dibuat dengan semangat untuk memperkenalkan aneka jajanan pasar kepada anak-anak.
Jajanan pasar sekarang tidak begitu populer di kalangan anak-anak. Kebanyakan anak-anak lebih mengenal dan menyukai makanan-makanan dari barat. Sebagai warisan kuliner, jajanan pasar layaknya diperkenalkan kepada anak agar tidak menghilang dan dilupakan. Caranya? Dengan menciptakan jajanan pasar sebagai tokoh kartun yang menarik.

Berita selengkapnya, klik -> www.kabarinews.com

sumber : www.kabarinews.com

Jumat, 28 Desember 2012

Aksi Kreatif dengan Jajanan Pasar


Kalah pamor dengan makanan luar, tak lantas membuat jajanan pasar meredup. Di tangan Glenn dan istrinya, Edya, yang membuat Rumah Jajanan Pasar (Rumah Japarr), camilan ini bisa naik pamor lewat desain kartun dan produk.

Berita selengkapnya : www.seputar-indonesia.com

Senin, 24 September 2012

Kaus pengangkat pamor jajanan pasar


INDUSTRI KREATIF

Oleh Noverius Laoli, Revi Yohana - 

Jumat, 21 September 2012

Momentum menuju Pasar Global

Pasar Digital | Melihat Adu Kreatif Vendor Lokal di Bisnis Internet


.... Ada pula yang menawarkan kaos sebagai produk wira usaha digital mereka. Produk e-comerse dengan nama Japarr (dengan dua huruf r) menawarkan produk kaos kartun jajanan pasar. Jajanan pasar yang beragam diangkat menjadi gambar kartun yang unik dan lucu

Sementara, pengelola wirausaha digital kaos jajanan pasar Glenn Ardiansyah menjelaskan, jajanan pasar yang bermacam bentuk dan warna menarik untuk dijadikan gambar kaos. Selain memiliki banyak variasi jenis kaos dengan gambar jajanan pasar untuk mengingatkan produk makanan tradisional yang telah terlupakan. Produk kaos Japparr mengingatkan orang akan makanan tradisional.

Sumber : Koran-Jakarta.com
Berita lengkapnya : http://koran-jakarta.com/index.php/detail/view01/100304

Selasa, 12 Juni 2012

Ulasan Dari CemalCemilPasar


MINGGU, 10 JUNI 2012


Komik "JaParr"

by: CemalCemirPasar.blogspot.com




Hai CCP lovers! Minggu kemarin, kami sudah memberikan rekomendasi acara 
yang patut ditonton. Sekarang, kami akan memberikan rekomendasi blog yang 
wajib kalian kunjungi. Ingin tau seperti apa? Yuk, kita ikuti ulasannya berikut ini! 

Anak-anak yang tidak terlahir di era 90-an mungkin merasa asing dengan kue jajanan pasar. Saat ini, mereka lebih mengenal kue-kue modern yang berada di mall atau tempat lainnya. Padahal, kue jajanan pasar tidak kalah enak dengan kue-kue yang dijual di mall. Bagi para orangtua yang ingin memperkenalkan kue jajanan pasar kepada anak-anak, ada cara mudah untuk memperkenalkannya yaitu melalui komik.

Baca Artikel lengkapnya yuk siapa tahu Kakak-Kakak, Bunda maupun para Ayah ada yang kebetulan mau pesan Kue-kue di momen-momen spesialnya langsung aja ke http://cemalcemilpasar.blogspot.com/2012/06/komik-japarr.html

Serunya Tebak-tebakan Jajanan Pasar bareng Kak Gladies


Tebak Jajanan Pasar Bareng @KartunJaparr

by: Poetry Gladies 
Whip...whip...whip...whip...
*kemudian nyemplung ke adonan*

hahahhahahaa....
Pembukaan yang agak horor ya..

Baiklah pemirsa..Assalamualaikum....
Sekarang 11 Mei 2012 jam 20.32, masih betah di kantor. Dari pada hot 
sepotan diluaran sana semacam anak G4UL jaman sekarang, belum ongkos 
naik getek *berasa ngantor di tengah danau
maksudnya ongkos naik becak, dan kemudian minimal kudu beli air putih 
yang harganya 3x lipet dari warung depan kantor.. meeehhh..
*Mental anak kos g' mau rugi
Ada sedikit cerita mengenai usaha gw untuk melestarikan, mempertahankan,
 mengenalkan, mendekati, memacari,,, *ehhh..salah fokus 
Kenapa ini,,kenapa makin ngawur ceritanya... Æª(‾ε‾")ʃ
Fufufuhh...tarik nafas dalam-dalam, tahan satu jam, hembuskan pelan-pelan.. 
*pingsan kemudianMendekati malam minggu itu rasanya ketar-ketir, sedikit 
sesak nafas. Efeknya kaya yang asma. Liat Mba kamar depan udah sibuk 
dari dari sore mau keluar sama pacarnya, pergi ke warnet tapi bilik samping 
lagi skip-an sama pacarnya yang nan jauh disana, ahirnya mutusin 
pulang aja...tapi di perjalanan pulang di depan gw dua sejoli 
gandengan tangan. Berasa dunia milik berdua yang lainnya ganggu (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)

Nahhh..malah curhaat -_______-

*langsung pengalihan

ngannuu loh..berawal iseng-iseng ngetweet tebak-tebakan seputaran 
jajanan pasar, dan makanan khas Indoenesia melalui twitter, 
g' sangka seru juga. Banyak yang ikutan, ada yang jawabnya bener, salah, 
sampe ngaco juga ada. 

Artikel lengkapnya ke  Blognya Kak Gladies Yuk 

Sabtu, 14 April 2012

Asal Usul Onde-onde

Onde-onde - Sumber Image

Onde-onde adalah sejenis kue jajanan pasar yang populer di Indonesia. Kue ini sangat terkenal di daerah Mojokerto yang disebut sebagai kota onde-onde sejak zaman Majapahit. Onde-onde dapat ditemukan di pasar tradisional maupun dijual di pedagang kaki lima. Onde-onde juga populer khususnya di daerah pecinan baik di Indonesia maupun luar negeri.
Onde-onde terbuat dari tepung terigu ataupun tepung ketan yang digoreng atau direbus dan permukaannya ditaburi/dibalur dengan biji wijen. Terdapat bermacam-macam variasi, yang paling dikenal adalah onde-onde yang terbuat dari tepung ketan dan di dalamnya diisi pastakacang hijau. Variasi lain hanya dibuat dari tepung terigu dan diberi warna pada permukaannya seperti putih, merah, atau hijau yang dikenal sebagai onde-onde gandum, yang merupakan onde-onde khas dari kota Mojokerto.

Sejarah onde-onde dapat ditelusuri di Tiongkok saat zaman dinasti Tang, di mana makanan ini menjadi kue resmi daerah Changan (sekarang Xian) yang disebut ludeui (碌堆). Makanan ini kemudian dibawa oleh pendatang sana menuju ke daerah selatan Cina, lalu berkembang luas hingga daerah-daerah Asia timur dan tenggara.

Asal Usul Bacang

Bacang - Sumber Image
Bacang – si piramid lezat – ini ternyata merupakan sejenis kuliner Indonesia yang diadaptasi dari penganan tradisional khas masyarakat Tionghoa. Pada mulanya, bacang ini sebenarnya  diambil dari nama aslinya, yaitu bakcang, berasal dari salah satu dialek masyarakat Tionghoa, yaitu Hokkian, yang biasa digunakan oleh para warga dengan suku asal Tionghoa yang banyak terdapat di Indonesia. Bahkan jajanan pasar yang sering kita anggap remeh ini, ternyata menjadi simbol bagi sebuah perayaan kaum Tionghoa, bernama hari raya Peh Cun, yang merupakan salah satu di antara tiga hari raya besar di Tiongkok. 


Berita selengkapnya : http://www.bandungreview.com/id/articles/index/detail/node/sehari-bersama-bacang-458

Senin, 02 Januari 2012

Jajanan Pasar Naik Daun



Keberadaan makanan tradisional yang akrab disebut ja­janan pasar, belasan tahun lalu hanya mudah ditemui di pasar-pasar tradisional di Kota Bandung, juga di kota-kota lainnya. Cara menjajakannya pada saat itu hanya alakadarnya dengan dipikul atau menggelar meja kecil, atau dikenal dengan sebutan lapak. Namun, seiring dengan banyaknya perubahan yang di­lakukan oleh Pemerintah Kota Bandung dengan menyulap pasar tradisional menjadi pasar semi modern, pedagang jajanan pasar pun berupaya mengubah image. Banyak yang menjajakan dengan menggunakan gerobak, sepe­da, bahkan mobil bak terbuka secara berkelompok atau per­orangan. Hal itu misalnya bisa kita lihat di beberapa tempat kawasan kota Bandung yang seperti di jalan Buahbatu, jalan pasteur, dan pasar baru jalan oto iskandar dinata, Bandung. Berkaitan dengan itu, dalam tahun terakhir ini seiring de­ngan semakin menjamurnya pusat-pusat perbelanjaan di Kota Bandung yang belakang­an ini dikenal sebagai kota wisata kuliner dan belanja, ja­janan pasar kembali naik daun. Derajat jajanan pasar pun turut terangkat menjadi makanan berkelas di mal.
Bahkan bukan hanya di mal atau pusat belanja. Para pelaku bisnis kuliner ki Kota Bandung ini sangat jeli. Mereka menawarkan makanan tradisional tersebut dengan kemasan sangat menarik dan dijajakan di restoran hingga kafe hotel berbintang serta kafe-kafe berkelas lainnya. Selain kemasan yang mengundang selera kelebihan dari pengusaha kuliner di kota Bandung khususnya, adalah dalam menetapkan pasar atau sasaran konsumen. Dalam satu sajian dagangan, makanan bukan hanya tersedia untuk kalangan dewasa atau orang tua saja, tetapi juga untuk anak-anak.
Kunci dari kesuksesan menjajakan makanan tradisional, menurut salah seorang pedagang di kota Bandung ialah harus melakukan inovasi, terutama dalam hal bahan-bahan yang dipergunakan. Hal itu diperlukan karena masyarakat sangat jeli dalam memilih makanan terutama dalam segi menggunakan pewarna dan bahan pengawet yang membahayakan bagi kesehatan.

Rabu, 28 Desember 2011

Avatar Donat dari @KartunJaparr


Sebagai pencinta donat dan mantan penjual donat saya senang sekali saat mendapatkan sebua avatar donat. Avatar kreasi dari @KartunJaparr dikirim langsung ke email saya. Lucu dan imut banget! Seperti kartun-kartun lainnya, mochi, lemper, cakue, pastel dan banyaak sekali yang lainnya. Dan saya langsung jatuh cinta banget dengan jajan-jajan itu, setiap melihatnya terbayang mereka dengan imutnya ingin dimakan dengan penuh kenikmatan nyaaaaam~
Imajinasi unik saya tidak sampai disitu, saya ingin sekali memotret mereka bersama wujud asli jajanan pasar lainnya. Seakan ingin berbicara “nikmatilah jajanan pasar sebagai warisan seni kuliner Nusantara” selain unik jajanan pasar bisa terbilang langka saat ini. Kalau ingin menikmati jajanan pasar lengkap di kota Malang, bisa datang ke Pasar Wisata Belanja berlokasi di Jalan Semeru belakang Stadion Gajayana di hari minggu. Paling lengkap lagi adalah ketika perhelatan tahunan dari HUT kota Malang di Festival Malang Tempoe Doeloe bisa dipastikan mendapatkan seluruh jajanan pasar semuanya.
Kalau melihat jajan pasar menjadi lucu-lucu seperti di bawah ini, pasti semakin senang deh yang menikmatinya apalagi anak-anak kecil 
kesebelasan kartun japarr
Pasti jadi senang dan gemes banget! Hingga akhirnya saya yang pencinta donat meminta dibuatkan kartun donat, tak disangka-sangka avatar donat yang langsung masuk di email saya. Makasi banyak yaah@KartunJaparr untuk avatar Donatnya yang lucuu…

Selasa, 27 Desember 2011

Navan: "jajanan pasar itu unik dan eksotis"

Source : Google

Ada yang menarik pada topik utama Kompas hari minggu kemarin. Mereka mengangkat tema jajan pasar sebagai topik feature utama. Bagi saya topik tersebut sangat istimewa, karena saya sendiri adalah penggemar berat jajan pasar. Tidak percaya? Ajak saya ke pasar terdekat. Pasti dengan mudahnya saya mencomot jajanan pasar yang ada, hehe...

Jika saya telusuri, ternyata kebiasaan makan jajanan pasar tumbuh dari waktu sarapan pagi saya. Hampir setiap pagi ada tukang sayur langganan lewat di depan rumah. Ibu selalu berbelanja bahan masakan dan bumbu dapur untuk menu sehari, plus sejumlah jajan pasar sebagai teman sarapan pagi. Tradisi secangkir kopi atau segelas susu plus jajanan pasar merupakan salah satu yang saya rindukan jika saya pulang kampung saat libur kuliah.

Di jogja, saya sendiri jarang makan jajanan pasar. Tapi saya selalu menyempatkan beli satu-atau dua potong saat saya ke kantin Fisipol atau ke bonbin. Pernah suatu kali saya bersama seorang teman rela ke Pasar Kranggan untuk membeli jajanan pasar. Dengan bermodal uang sepuluh ribu, kami mencomot sekitar 7-8 jajanan pasar. Saya puas.

Bagi saya, jajanan pasar itu unik dan eksotis. Saya suka bentuknya yang aneh-aneh. Rasanya juga aneh, tapi enak. Selain itu, bentuknya yang kecil membuat gampang habis sekali makan. Jajan pasar favorit saya diantaranya kue isi kacang hijau (saya tidak tahu namanya), klepon, kue lupis, dan kue kukus. Saya kurang suka jajanan pasar yang dibuat dari ketan, khususnya wajik, bagi saya makan ketan itu terasa penuh dan membosankan.

Saya nggak mau sok nasionalis dengan mengatakan jajanan pasar sebagai bagian dari tradisi, bla, bla, bla. Tapi saya akui kalau memang pada dasarnya jajanan pasar itu enak. Jauh sebelum kafe modern menyajikan roti yang di dalamnya ada coklat meleleh (apa, ya namanya?), kakek nenek kita sudah menerapkannya dalam klepon. Hey, gula jawa yang meleleh dalam bola bulat yang ditaburi serutan kelapa itu lezatnya eksotis, lho! Hahaha...
Akhir kata, ayo ke pasar. Bawa uang sepuluh ribu. Dan comot jajanan pasar.

Diposkan oleh Navan

Kamis, 08 Desember 2011

[Jajan Pasar] Jajanan Paling Indonesia


Ilustrasi Gambar : Minjem Google
Indonesia memiliki aneka macam kebudayaan, adat istiadat, bahasa dan tak terkecuali makanan atau kulinernya. Kuliner Indonesia memiliki beraneka ragam. Dari sabang sampai merauke memiliki makanan khas masing masing. Namun disini saya ingin  sedikit berbagi tentang  jajanan pasar yang sangat bervariasi. Keanekaragaman tersebut  terjadi karena beraneka ragamnya tradisi dan juga ciri khas daerah  juga bahan dasar yang digunakan sesuai dengan yang ada di negeri ini yaitu Indonesia.  Jajan pasar tradisional merupakan komponen penting dalam pusaka kuliner Indonesia. Bukan saja karena jajan pasar tersebut enak rasanya atau unik warna dan penampilannya, tetapi pada saat tertentu jajan pasar sangat sarat  makna, selain itu jajan pasar adalah juga merupakan warisan dari para pendahulunya.

Menjadi kebiasaan di dalam keluarga orang tua saya, entah ini tradisi atau apa tetapi saya berharap adalah tradisi yang membawa kebaikan. Tradisi  di keluarga  orang tua untuk memperingati atau mengenang hari kelahiran  (dalam bahasa Jawa adalah weton) anak atau anggota keluarganya biasanya dirayakan atau ditandai dengan salawatan dan pembagian  jajan pasar pada anak anak atau siapa saja yang hadir  dalam acara tersebut. Namun semua tergantung pada tradisi suatu daerah masing masing.

Beraneka ragam jajan pasar tersebut di antaranya adalah klepon. Klepon ini berbahan dasar tepung ketan. Berbentuk bulat-bulat kecil, di tengahnya ada gula jawanya, di atasnya ditaburi dengan kelapa parut. Jajan pasar yang tak kalah lezatnya dengan klepon adalah gethuk. Gethuk terbuat dari singkong yang direbus kemudian dihaluskan atau ditumbuk. Gethuk memiliki rasa yang manis. Gethuk ada dua jenis, jenis ini didasarkan warnanya. Ada Gethuk yang berwarna coklat karena berbahan dasar gula jawa, sedangkan Gethuk yang berbahan dasar gula pasir berwarna putih kekuning-kuningan. Sedangkan jajan pasar yang lain yang tak kalah enaknya misalnya: onde-onde, ongol-ongol, tiwul, cenil, kue cucur, serabi ,  nagasari juga putu.
Hingga saat ini jajan pasar masih diminati warga di negeri ini meskipun begitu banyak toko dan kios kios bakery juga menawarkan olahannya. Lihat saja pedagang kue subuh di bilangan blok M Jakarta Selatan misalnya, diantara begitu banyak kue kue modern seperti brownies dan tiramisu masih menyuguhkan jajan pasar yang tak kalah enaknya. Selain itu biasanya jajan pasar juga dipesan oleh mereka yang punya  hajat seperti prosesi tujuh bulanan (tingkepan) juga sering ada suguhan jajan pasar dalam tampah yang isinya adalah kumpulan jajanan pasar asli Indonesia.

Mungkin muncul pertanyaan dalam benak kita, mengapa dinamakan jajan pasar..? Jawabannya adalah karena jaman dahulu di Indonesia belum ada supermarket, jajanan tersebut di jual di pasar pasar tradisional saja sehingga sampai sekarang disebutnya jajan pasar, meski di swalayan atau hipermarketpun jajanan  pasar juga di jual.

Cerita tentang jajan pasar yang beraneka ragam, saya jadi ingat pesannya mas Eep Saefullah Fatah dalam bukunya.. “Mari cintai negeri Indoensia dengan hati”. Jadi seperti apapun kondisi yang bergulir di negeri ini (Indonesia) yukss tetap cintai Indonesia dengan hati…

sumber : kompasiana

Rabu, 07 Desember 2011

Krowotan Jajanan Pasar Khas Wonogiri



Krowotan? salah satu jenis makanan khas Wonogiri antara lain krowotan. Krowotan terdiri dari makanan sebangsa polo kependem. seperti singkong, gembili, telo rambat, uwi, tales, katag, kacang godhok, suweg, kenthang, kenthang hitam dll.  Selain polo kependem, juga dikenal makanan krowotan lain yakni, jagung dan pisang. Makanan tersebut sering disuguhkan pada acara-acara resmi pemerintahan pada jaman orde pemerintahan Bupati Begug Poernomosidi. Masyarakat Wonogiri pada umumnya pun sering menyediakan makanan polo kependem maupun krowotan. seperti pada acara adat atau tradisi kejawen. Seperti bersih dusun, rasulan, swawalan, susuk wangan dan lain lain.  (bagus@infowonogiri.com)

sumber: infowonogiri.com
link: http://www.infowonogiri.com/2011/11/krowotan-jajanan-pasar-khas-wonogiri/